Mahfud: Ombudsman RI Belum Efektif Akibat Banyak Lembaga Pemerintah Abaikan Rekomendasinya 

Rabu, 27 November 2019 - 13:13 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan 

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menganggap peran Ombudsman RI (ORI) belum efektif dalam mengawasi penyelenggaran pelayanan publik oleh lembaga dan institusi pemerintah. Mengapa?

Menurut Mahfud, selama ini Ombudsman banyak memberikan rekomendasi kepada kementerian hingga institusi pemerintahan. Namun, kenyataannya, banyak rekomendasi Ombudsman diabaikan.

"Dalam belasan tahun atau dalam sekian tahun berdirinya ORI ini belum efektif. Banyak (lembaga) pemerintah yang mendapat rekomendasi itu abai. Padahal ORI ini dibentuk oleh negara untuk bantu pemerintah dan bantu rakyat. Bukan memusuhi pemerintah," ujar Mahfud saat membuka seminar pelayanan publik yang diadakan Ombudsman RI di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu (27/11).

Mahfud MD menuturkan, menilik dari sejarahnya, Ombudsman RI dibentuk untuk membantu masyarakat menyampaikan keluhan atau pelanggaran yang dilakukan oleh instansi pemerintahan.

"Padahal Ombudsman RI itu dulu dibentuk agar kalau ada rakyat tidak mampu jangkau pemerintah dan pejabat karena birokrasi yang berbelit-berbelit, padahal hak-haknya dilanggar, dia bisa minta bantuan dan lapor ke ORI," tutur Mahfud.

"ORI itulah yang nanti berikan jalan penyelesaian yang sifatnya bukan peradilan, tapi rekomendasi penyelesaian yang objektif," imbuhnya.

Untuk itu, Mahfud MD meminta setiap lembaga atau instansi pemerintahan tidak abai jika mendapat rekomendasi dari Ombudsman. 

"Di situlah tentunya untuk memperkuat kita harus bersikap (untuk) Ombudsman ini. Yang harus kita kuatkanlah posisinya. Jangan dianggap musuh. Kalau ada Ombudsman salah, datangi, dikonfrontir. Enggak usah naik ke atas, sehingga selesai di situ," tutupnya.**
 

Editor: AA Rahman

Terkini

Terpopuler